Rabu, 22 Mei 2024

Menjadi Ekonomi Berdaulat


Menjadi Ekonomi Berdaulat merupakan konsep penting bagi negara-negara, terutama negara berkembang, yang ingin mencapai kemandirian dan independensi dalam kebijakan ekonomi mereka. Dengan fokus pada mempromosikan industri dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada bantuan dan impor asing, serta menerapkan manajemen fiskal yang baik dan tata kelola yang baik, negara-negara dapat mengendalikan sumber daya ekonomi, keputusan, dan kebijakan mereka.


Salah satu aspek kunci dari Menjadi Ekonomi Berdaulat adalah mengurangi ketergantungan pada bantuan dan impor asing. Dengan mengembangkan industri dan kemampuan dalam negeri, sebuah negara dapat menciptakan dasar ekonomi yang kuat yang lebih sedikit rentan terhadap gejolak eksternal. Hal ini dapat membantu dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan stabilitas ekonomi secara keseluruhan.


Investasi dalam infrastruktur dan teknologi juga penting dalam menjadi ekonomi berdaulat. Dengan memperbaiki infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan sistem energi, sebuah negara dapat menarik investasi dan mendukung pertumbuhan industri dalam negeri. Selain itu, berinvestasi dalam teknologi dan inovasi dapat membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing, memungkinkan bisnis berkembang baik di dalam negeri maupun internasional.


Mempromosikan kebijakan perdagangan yang adil juga merupakan aspek penting dari menjadi ekonomi berdaulat. Dengan membentuk perjanjian perdagangan yang menguntungkan negara secara keseluruhan, dan melindungi industri dalam negeri dari persaingan yang tidak adil, sebuah negara dapat melindungi kepentingan ekonominya dan memastikan persaingan yang seimbang di pasar global. Hal ini dapat membantu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pengaruh negara di kancah dunia.


Selain itu, manajemen fiskal yang bijaksana dan tata kelola yang baik sangat penting dalam menjamin pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan menerapkan kebijakan keuangan yang baik, mengurangi korupsi dan ketidakefisienan, serta mempromosikan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan, sebuah negara dapat menciptakan lingkungan yang stabil untuk investasi dan pertumbuhan ekonomi. Hal ini dapat membantu mencegah krisis ekonomi.

Sabtu, 18 Mei 2024

Kemajuan Ekonomi di Negara-negara ASEAN

 


Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) merupakan organisasi antarpemerintah regional yang terdiri dari sepuluh negara di Asia Tenggara. Negara-negara ini, yaitu Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan ekonomi selama beberapa dekade terakhir.


Salah satu faktor kunci yang berkontribusi pada kemajuan ekonomi negara-negara ASEAN adalah komitmen kuat kawasan ini terhadap integrasi ekonomi. Pendirian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015 merupakan tonggak besar dalam hal ini. MEA bertujuan untuk menciptakan pasar tunggal dan basis produksi, memfasilitasi aliran bebas barang, jasa, dan investasi di antara negara-negara anggota. Ini tidak hanya meningkatkan kerja sama ekonomi di dalam ASEAN tetapi juga menarik investasi langsung asing (FDI) dan merangsang pertumbuhan ekonomi di kawasan ini.


Selain itu, negara-negara ASEAN telah mendapat manfaat dari meningkatnya perdagangan dan konektivitas regional. Lokasi strategis kawasan ini di persimpangan jalur pengiriman utama telah menjadikannya pemain kunci dalam perdagangan global. Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (AFTA) telah memainkan peran penting dalam mengurangi hambatan perdagangan dan mempromosikan perdagangan intra-regional. Sebagai hasilnya, ASEAN telah menjadi salah satu kawasan ekonomi tercepat tumbuh di dunia, dengan PDB gabungan lebih dari $2.8 triliun.


Selain itu, negara-negara ASEAN telah menunjukkan komitmen untuk meningkatkan modal manusia dan mempromosikan inovasi. Investasi dalam pendidikan dan pengembangan keterampilan telah menghasilkan tenaga kerja yang lebih terampil, mampu memenuhi tuntutan ekonomi yang berkembang pesat. Pada saat yang bersamaan, kebijakan yang mempromosikan riset dan pengembangan telah memfasilitasi kemajuan teknologi dan mendorong inovasi di berbagai sektor.


Meskipun pencapaian signifikan ini, tantangan masih terjadi bagi negara-negara ASEAN. Disparitas dalam tingkat pembangunan di antara negara-negara anggota masih ada, menjadi hambatan bagi pencapaian kemajuan ekonomi yang lebih lanjut.

Pemasaran di Zaman Tekhnologi

 


Dengan kemajuan teknologi yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, pemasaran juga mengalami perubahan yang signifikan. Di era digital saat ini, strategi pemasaran tradisional tidak lagi cukup untuk mencapai dan terhubung dengan konsumen secara efektif. Perubahan perilaku dan preferensi konsumen ini telah mengarah pada munculnya teknik pemasaran inovatif yang memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan produk dan layanan kepada audiens target. Pendekatan baru dalam pemasaran ini umumnya disebut sebagai "Pemasaran di Zaman Tekhnologi" dalam bahasa Indonesia.


Salah satu aspek kunci dari Pemasaran di Zaman Tekhnologi adalah penggunaan platform digital untuk mempromosikan dan menjual produk atau layanan. Media sosial, website, dan aplikasi seluler telah menjadi alat penting bagi bisnis untuk berinteraksi dengan konsumen dan menciptakan pengalaman personal. Dengan memanfaatkan saluran digital ini, perusahaan dapat menjangkau audiens yang lebih luas, menargetkan demografi tertentu, dan melacak efektivitas kampanye pemasaran mereka secara real-time.


Selain itu, teknologi telah memungkinkan bisnis untuk mengumpulkan dan menganalisis data secara lebih efisien, memungkinkan mereka untuk lebih memahami perilaku dan preferensi konsumen. Pendekatan pemasaran berbasis data ini memungkinkan perusahaan untuk membuat kampanye yang dipersonalisasi dan ditargetkan yang resonan dengan audiens mereka. Dengan menggunakan alat seperti perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan (CRM) dan platform analitik, bisnis dapat menyesuaikan pesan pemasaran mereka kepada konsumen individual, meningkatkan peluang konversi dan penjualan.


Selain pemasaran digital, Pemasaran di Zaman Tekhnologi juga mencakup penggunaan teknologi yang sedang berkembang seperti kecerdasan buatan (AI), realitas virtual (VR), dan realitas tambahan (AR) untuk meningkatkan pengalaman konsumen. Chatbot berbasis AI dapat memberikan dukungan pelanggan instan, teknologi VR dan AR dapat menciptakan pengalaman berbelanja yang imersif, dan rekomendasi personal berdasarkan algoritma pembelajaran mesin dapat meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan.

Rabu, 25 Maret 2020

2 Strategi Trading Cepat: Intraday & Scalping Trading

Strategi trading cepat saham bisa dilakukan dengan beberapa macam strategi. Inilah yang perlu anda pahami sebagai trader saham, khususnya anda yang ingin menerapkan praktik trading cepat untuk mendapatkan profit harian. 

Trading cepat sendiri sebenarnya terdiri dari 2 strategi yaitu INTRADAY TRADING dan SCALPING TRADING. Walaupun keduanya sama-sama trading cepat, akan tetapi scalping dan intraday trading memiliki strategi yang berbeda. 

Sehingga, anda harus bisa memilih strategi trading cepat yang sesuai dengan karakter anda, dan tidak hanya asal melakukan trading cepat. Jadi, anda perlu memahami perbedaan kedua strategi trading cepat tersebut. Mari kita bahas. 

1. Scalping trading saham 

Trading cepat dengan jangka waktu (time frame) yang paling singkat adalah scalping trading. Scalping trading adalah trading dengan time frame menitan. Anda beli dan jual saham hanya dalam waktu 1 menit, 10 menit, 15 menit, 30 menit, 1 jam. Itulah yang dinamakan dengan scalping trading. 

Saham-saham apa yang bisa naik cepat dalam waktu menitan? Jawabannya adalah saham-saham gorengan (saham lapis tiga). Yup, jadi scalping trading dilakukan dengan cara mencari saham-saham gorengan yang potensial naik dalam waktu menitan. 

Namun untuk mencari saham gorengan, tentu anda harus menggunakan analisa dan momentum. Membeli saham gorengan tidak disarankan untuk dilakukan secara asal-asalan (tanpa analisa). Selain itu, anda harus lebih disiplin dalam manajemen modal dan menetapkan target.  

Cara-cara memilih saham, manejemen modal dan analisa untuk scalping trading dengan mencari saham2 lapis tiga yang potensial naik 5-10% sehari, sudah saya bahas praktik2nya disini: Cara Trading Cepat 15 Menit - Scalping Trading

Karena saham gorengan memiliki risiko tinggi, dan mudah naik-turun dalam waktu cepat, maka saham gorengan adalah saham-saham yang paling cocok untuk scalping trading. 

Scalping trading, 'bahasa gaulnya' adalah strategi hit and run (pukul dan lari). Kalau anda sudah profit, langsung jual (dalam waktu menitan), karena saham2 gorengan tidak cocok untuk disimpan dalam waktu yang lebih lama. 

2. Intraday trading saham 

Intraday trading adalah trading harian, di mana anda melakukan beli jual saham di hari yang sama (misalnya beli saham pagi hari jual sore hari), sampai 1-3 harian trading. 

Jadi baik scalping maupun intraday, sama-sama merupakan strategi trading cepat. Akan tetapi, intraday trading memiliki time frame trading yang lebih panjang dibandingkan scalping. Intraday trading memiliki batas waktu harian (sampai tiga hari), sedangkan scalping dilakukan dengan trading menitan. 

Analisa untuk intraday trading juga berbeda dengan scalping. Pada strategi intraday trading, anda harus memilih saham2 yang likuid, saham-saham yang memiliki fluktuatif stabil, dan mudah naik dalam jangka waktu harian. 

Artinya, intraday trading dilakukan dengan memilih saham2 non-gorengan (saham blue chip ataupun saham2 second liner).

Intraday trading harus dilakukan dengan menganalisa saham dengan analisa teknikal, analisa tape reading dan kombinasi analisa momentum. Berdasarkan pengalaman saya, memilih saham untuk intraday trading cenderung lebih mudah ketimbang scalping, karena dalam intraday, anda bisa mengurangi risiko memilih saham2 yang terlalu volatil. 

Strategi2 dan praktik2 memilih saham yang bagus untuk intraday trading, sudah pernah kita bahas bersama secara lengkap, beserta saham2 yang layak trading disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham. 

Pada intraday trading, target take profit anda juga lebih rendah dibandingkan scalping trading. Idealnya, intraday trading dilakukan dengan target profit 1-4% sehari. Sedangkan scalping (memilih saham gorengan), target profit bisa dilakukan 5-10%. Tetapi, risiko intraday trading jauh lebih kecil dibandingkan scalping trading.  

Perlu anda ketahui juga, bahwa intraday trading bisa menjadi scalping trading. Hal ini karena seringkali saham2 yang bagus untuk intraday trading, bisa naik dalam waktu 30 menit sampai 1 jam, sehingga kalau target anda sudah tercapai dalam range waktu tersebut, anda bisa jual sahamnya, tidak perlu menunggu 1-3 hari. 

Jadi, melalui pos ini, anda sudah memahami strategi2 trading cepat di pasar saham. Sekarang anda hanya perlu menentukan strategi trading cepat apa yang cocok untuk anda (anda lebih ke tipikal scalper or intraday?), supaya anda bisa menghasilkan profit maksimal. 

7 Sumber Pengetahuan Belajar Saham

Banyak rekan trader dan investor yang ingin memulai belajar saham, maupun yang sudah memiliki pengalaman trading beberapa bulan sampai dengan 1 tahun, namun masih belum bisa mencetak profit di saham. 

Yap, tidak sedikit trader saham yang belum bisa mencetak profit konsisten di saham karena trader belum paham cara menganalisis saham untuk memilih saham2 yang menguntungkan. Banyak trader yang masih mencari referensi-referensi untuk menambah pengetahuan, serta analisa trading dan investasi. 

Ada 7 sumber pengetahuan belajar saham yang dapat meningkatkan pemahaman anda supaya bisa menganalisa saham, trading saham serta mencetak profit konsisten. Anda bisa pertimbangkan belajar saham dari 7 sumber berikut: 

1. Buku / ebook praktik trading saham 

Buku yang membahas mengenai trading dan investasi saham bisa menambah pengetahuan anda untuk belajar saham. Namun tidak semua buku / ebook saham cocok untuk praktik trading.  

Anda harus bisa memilih buku / ebook saham yang mengarah langsung pada strategi trading yang simpel, sehingga bisa anda terapkan secara langsung untuk trading dan memilih saham yang potensial. 

Sehingga dengan adanya buku saham, anda bisa praktik trading dan tidak hanya belajar teori.  Di web Saham Gain, anda juga bisa mendapatkan ebook-ebook trading dan investasi saham yang mengarah langsung pada praktik dan strategi2 trading yang mudah diterapkan untuk semua level trader, mulai pemula - expert. 

Jadi ebook-ebook saham ini berisi full strategi analisis teknikal, screening saham, swing trading, intraday trading, and of course bisa anda terapkan secara langsung untuk memilih saham yang menguntungkan. Ada 3 ebook untuk trading saham, dan 1 ebook investasi saham (analisis fundamental):     


2. Blog atau website belajar saham 

Saat ini ada banyak blog atau website yang membahas tentang pengetahuan & belajar saham yang bisa anda akses secara free. Jika anda ingin menambah pengetahuan saham, anda bisa searching dan mempelajari website2 yang membahas mengenai belajar saham, trading & investasi. 

Salah satu website belajar saham terlengkap bisa anda pelajari di web sahamgain.com ini. Ada banyak tulisan mengenai pengetatuhan saham mulai dari level pemula, analisa-analisa saham, ulasan market hingga wathclist saham yang bisa anda akses secara free. 

3. Seminar saham

Mengikuti seminar saham bisa menjadi opsi untuk menambah pengetahuan belajar saham. Saat ini ada banyak sekali seminar2 tentang saham. Namun untuk mengikuti seminar saham, anda juga harus menyeleksi seminar saham yang bermanfaat.  

Tips dari saya, pilihlah seminar saham yang benar2 memberikan edukasi saham. Hindari seminar2 dengan judul yang terlalu bombastis dan tidak realistis, misalnya: 

- Ikutilah seminar trading jago analisis teknikal dalam 5 menit
- Ikutilah seminar cara profit 25% dalam waktu singkat
- Hadirilah seminar cara untung di saham hanya dalam semalam 

Jangan sampai anda membuang uang jutaan bahkan puluhan juta untuk membeli seminar2 yang ujung2nya hanya menyuruh anda untuk mengikuti seminar lagi yang harganya lebih mahal. Padahal uang tersebut harusnya bisa digunakan untuk modal trading anda.    

4. Youtube saham 

Youtube saham juga bisa anda gunakan sebagai sarana untuk belajar saham. Anda bisa memilih materi2 saham yang sesuai dengan karakter anda (mengenai belajar pemula atau trading atau investasi saham), sebagai pelengkap anda untuk menambah pengetahuan saham. 

5. Grup-grup saham 

Grup saham dapat menambah pengetahuan anda untuk belajar saham, karena di grup saham, banyak trader yang sharing ilmu dan pengalaman trading. Namun, sama seperti anda mengikuti seminar saham, anda juga harus selektif dalam memilih grup untuk belajar saham. 

Perlu anda ketahui juga, banyak grup saham yang 'disusupi' oleh bandar saham, dan banyak grup saham yang seringkali menebar fear (ketakutan) ketika pasar saham sedang jatuh. Jadi anda harus memilih grup saham yang benar-benar dapat memberikan ilmu trading / investasi untuk anda pribadi. Baca juga: Grup Facebook Belajar Saham.  

6. Orang-orang yang lebih pengalaman di saham

Banyaklah belajar dari orang2 yang sudah pengalaman di saham, entah broker anda, atau mungkin anda punya kenalan trader yang bertahun-tahun trading saham, anda bisa belajar banyak dari mereka. 

Saya pribadi saat masih pemula juga banyak mendapatkan ilmu trading saham dari teman-teman yang lebih pengalaman dan banyak belajar dari broker saya di kantor sekuritas. Cara ini sangat efektif untuk menambah sumber pengetahuan anda tentang saham.  

7. Praktik trading otodidak 

Poin ini yang harus benar-benar anda praktikkan, yaitu praktik trading otodidak. Pengetahuan trading anda akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu jika anda mempraktikkan sendiri cara-cara menganalisa, memilih saham dan trading mandiri. 

Setiap analisa saham, mengamati market, membeli saham, semuanya merupakan bagian dari proses belajar saham. Dari sinilah anda bisa mendapatkan banyak pengetahuan saham, mulai dari cara memilih saham yang benar, hingga kriteria2 saham yang bagus untuk dibeli. 

Jadi, melalui ebook saham, wesbsite, orang2 yang pengalaman, hal ini akan memudahkan anda untuk menerapkannya ke dalam praktik trading. 

Hal ini seringkali dilupakan oleh kebanyakan trader saham, karena tidak sedikit trader dan investor yang maunya mendapatkan profit instan tanpa praktik dan menganalisa saham secara mandiri. 

Padahal untuk menambah pengetahuan di saham, salah satu kuncinya adalah anda harus menajalaninya sendiri dengan cara belajar saham otodidak. Baca juga: Langkah-langkah Belajar Saham Otodidak.

Itulah 7 sumber pengetahuan saham yang bisa anda gunakan untuk menjadikan anda semakin mahir (bisa mencetak profit) dalam trading saham. 

"Bung Heze, dari sekian banyak sumber pengetahuan belajar saham, manakah opsi pengetahuan belajar saham terbaik menurut Bung Heze?" Tanya anda. 

Jawaban ini tentu variatif. Tapi berdasarkan pengalaman pribadi, mempelajari saham melalui buku saham, website saham, dari orang2 yang lebih pengalaman serta mempraktikkan trading mandiri itulah cara terbaik yang saya lakukan supaya bisa mencetak profit di saham. 

7 Sumber Pengetahuan Belajar Saham

Banyak rekan trader dan investor yang ingin memulai belajar saham, maupun yang sudah memiliki pengalaman trading beberapa bulan sampai dengan 1 tahun, namun masih belum bisa mencetak profit di saham. 

Yap, tidak sedikit trader saham yang belum bisa mencetak profit konsisten di saham karena trader belum paham cara menganalisis saham untuk memilih saham2 yang menguntungkan. Banyak trader yang masih mencari referensi-referensi untuk menambah pengetahuan, serta analisa trading dan investasi. 

Ada 7 sumber pengetahuan belajar saham yang dapat meningkatkan pemahaman anda supaya bisa menganalisa saham, trading saham serta mencetak profit konsisten. Anda bisa pertimbangkan belajar saham dari 7 sumber berikut: 

1. Buku / ebook praktik trading saham 

Buku yang membahas mengenai trading dan investasi saham bisa menambah pengetahuan anda untuk belajar saham. Namun tidak semua buku / ebook saham cocok untuk praktik trading.  

Anda harus bisa memilih buku / ebook saham yang mengarah langsung pada strategi trading yang simpel, sehingga bisa anda terapkan secara langsung untuk trading dan memilih saham yang potensial. 

Sehingga dengan adanya buku saham, anda bisa praktik trading dan tidak hanya belajar teori.  Di web Saham Gain, anda juga bisa mendapatkan ebook-ebook trading dan investasi saham yang mengarah langsung pada praktik dan strategi2 trading yang mudah diterapkan untuk semua level trader, mulai pemula - expert. 

Jadi ebook-ebook saham ini berisi full strategi analisis teknikal, screening saham, swing trading, intraday trading, and of course bisa anda terapkan secara langsung untuk memilih saham yang menguntungkan. Ada 3 ebook untuk trading saham, dan 1 ebook investasi saham (analisis fundamental):     


2. Blog atau website belajar saham 

Saat ini ada banyak blog atau website yang membahas tentang pengetahuan & belajar saham yang bisa anda akses secara free. Jika anda ingin menambah pengetahuan saham, anda bisa searching dan mempelajari website2 yang membahas mengenai belajar saham, trading & investasi. 

Salah satu website belajar saham terlengkap bisa anda pelajari di web sahamgain.com ini. Ada banyak tulisan mengenai pengetatuhan saham mulai dari level pemula, analisa-analisa saham, ulasan market hingga wathclist saham yang bisa anda akses secara free. 

3. Seminar saham

Mengikuti seminar saham bisa menjadi opsi untuk menambah pengetahuan belajar saham. Saat ini ada banyak sekali seminar2 tentang saham. Namun untuk mengikuti seminar saham, anda juga harus menyeleksi seminar saham yang bermanfaat.  

Tips dari saya, pilihlah seminar saham yang benar2 memberikan edukasi saham. Hindari seminar2 dengan judul yang terlalu bombastis dan tidak realistis, misalnya: 

- Ikutilah seminar trading jago analisis teknikal dalam 5 menit
- Ikutilah seminar cara profit 25% dalam waktu singkat
- Hadirilah seminar cara untung di saham hanya dalam semalam 

Jangan sampai anda membuang uang jutaan bahkan puluhan juta untuk membeli seminar2 yang ujung2nya hanya menyuruh anda untuk mengikuti seminar lagi yang harganya lebih mahal. Padahal uang tersebut harusnya bisa digunakan untuk modal trading anda.    

4. Youtube saham 

Youtube saham juga bisa anda gunakan sebagai sarana untuk belajar saham. Anda bisa memilih materi2 saham yang sesuai dengan karakter anda (mengenai belajar pemula atau trading atau investasi saham), sebagai pelengkap anda untuk menambah pengetahuan saham. 

5. Grup-grup saham 

Grup saham dapat menambah pengetahuan anda untuk belajar saham, karena di grup saham, banyak trader yang sharing ilmu dan pengalaman trading. Namun, sama seperti anda mengikuti seminar saham, anda juga harus selektif dalam memilih grup untuk belajar saham. 

Perlu anda ketahui juga, banyak grup saham yang 'disusupi' oleh bandar saham, dan banyak grup saham yang seringkali menebar fear (ketakutan) ketika pasar saham sedang jatuh. Jadi anda harus memilih grup saham yang benar-benar dapat memberikan ilmu trading / investasi untuk anda pribadi. Baca juga: Grup Facebook Belajar Saham.  

6. Orang-orang yang lebih pengalaman di saham

Banyaklah belajar dari orang2 yang sudah pengalaman di saham, entah broker anda, atau mungkin anda punya kenalan trader yang bertahun-tahun trading saham, anda bisa belajar banyak dari mereka. 

Saya pribadi saat masih pemula juga banyak mendapatkan ilmu trading saham dari teman-teman yang lebih pengalaman dan banyak belajar dari broker saya di kantor sekuritas. Cara ini sangat efektif untuk menambah sumber pengetahuan anda tentang saham.  

7. Praktik trading otodidak 

Poin ini yang harus benar-benar anda praktikkan, yaitu praktik trading otodidak. Pengetahuan trading anda akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu jika anda mempraktikkan sendiri cara-cara menganalisa, memilih saham dan trading mandiri. 

Setiap analisa saham, mengamati market, membeli saham, semuanya merupakan bagian dari proses belajar saham. Dari sinilah anda bisa mendapatkan banyak pengetahuan saham, mulai dari cara memilih saham yang benar, hingga kriteria2 saham yang bagus untuk dibeli. 

Jadi, melalui ebook saham, wesbsite, orang2 yang pengalaman, hal ini akan memudahkan anda untuk menerapkannya ke dalam praktik trading. 

Hal ini seringkali dilupakan oleh kebanyakan trader saham, karena tidak sedikit trader dan investor yang maunya mendapatkan profit instan tanpa praktik dan menganalisa saham secara mandiri. 

Padahal untuk menambah pengetahuan di saham, salah satu kuncinya adalah anda harus menajalaninya sendiri dengan cara belajar saham otodidak. Baca juga: Langkah-langkah Belajar Saham Otodidak.

Itulah 7 sumber pengetahuan saham yang bisa anda gunakan untuk menjadikan anda semakin mahir (bisa mencetak profit) dalam trading saham. 

"Bung Heze, dari sekian banyak sumber pengetahuan belajar saham, manakah opsi pengetahuan belajar saham terbaik menurut Bung Heze?" Tanya anda. 

Jawaban ini tentu variatif. Tapi berdasarkan pengalaman pribadi, mempelajari saham melalui buku saham, website saham, dari orang2 yang lebih pengalaman serta mempraktikkan trading mandiri itulah cara terbaik yang saya lakukan supaya bisa mencetak profit di saham. 

Mengenal Trading Halt Saham

Pada saat bursa saham anjlok, kita mulai sering mendengar istilah trading halt. Tahukah anda, apa yang dimaksud dengan trading halt? Dan dalam kondisi apa trading halt diterapkan? Mari kita bahas. 

Trading halt adalah penghentian perdagangan saham sementara waktu dengan tujuan mengurangi fluktuasi penurunan harga saham, tidak turun lebih dalamKebijakan trading halt dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan biasanya kita bisa lihat surat keputusan Direksi BEI melalui situs Idx.co.id. 

Berikut contoh surat trading halt yang dikeluarkan BEI pada tanggal 10 Maret 2020 pada saat wabah virus Corona:  

Klik gambar untuk memperbesar

Dari sini, kita sudah bisa menganalisa bahwa trading halt akan diterapkan apabila Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam. Berikut adalah peraturan trading halt dari Bursa Efek Indonesia (BEI), peraturan ini bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi Bursa saham Indonesia yang terjadi: 

1. Perdagangan saham akan dihentikan sementara (trading halt) selama 30 menit apabila IHSG mengalami penurunan mencapai 5%. 

2. Trading halt akan dilakukan lagi apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 10%. 

3. Apabila IHSG turun lebih dari 15% di hari itu, maka akan dilakukan trading suspend. Trading suspend dapat dilakukan: Sampai akhir sesi perdagangan saham atau lebih dari satu sesi perdagangan, dengan catatan sudah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Ketika dilakukan trading halt maupun trading suspend, maka anda tidak akan bisa mentradingkan saham saat itu, karena perdagangan dihentikan sementara. 

Catatan: Perbedaan trading halt dan trading suspend adalah pada trading halt seluruh antrian beli jual saham yang sifatnya masih open order (belum match), akan tetap berada pada sistem perdagangan Jakarta Automatic Trading System (JATS). 

Tapi kalau sudah terkena trading suspend, maka seluruh antrian yang statusnya open order, akan otomatis dicabut oleh JATS. Jadi kalau anda sudah antri beli saham, katakanlah TLKM di harga 3.100, dan saat itu terjadi trading suspend, maka antrian 3.100 anda akan dicabut secara otomatis.  

Trading halt dan trading suspend memang disiapkan untuk kondisi2 darurat, seperti gangguan keamanan politik, sosial, bencana, permasalahan pada sistem remote trading di Bursa Efek, hingga penghentian perdagangan saham karena kepanikan pasar (IHSG turun 5% sesuai ketentuan diatas tadi).  

Jadi setelah dilakukan trading halt selama 30 menit, diharapkan pelaku pasar (trader dan investor dapat istirahat sejenak, berpikir, mengambil keputusan ulang untuk tidak panic selling dan mencegah trader2 lain yang masuk ke dalam rasa fear yang berlebihan (ikut-ikutan panic selling). 

Sehingga, setelah 30 menit trading halt, dan perdagangan saham dibuka lagi, diharapkan IHSG minimal bisa mulai meredakan panic selling pelaku pasar.  

TRADING HALT DI PASAR SAHAM INDONESIA

Trading halt pernah terjadi di bulan Maret 2020, di mana dalam sebulan IHSG mengalami trading halt sampai 4 (empat kali), yaitu di tanggal 12 Maret 2020, 13 Maret 2020, 17 Maret 2020 dan 23 Maret 2020 akibat panic selling trader, karena saat itu wabah virus Corona sedang gencar di Indonesia, dan saya akui ini adalah trading halt yang cukup ekstrim yang pernah terjadi. 

Ini adalah salah satu trading halt yang terjadi tanggal 13 Maret 2020, di mana perdagangan saham dihentikan sementara pada 09.15 pada dibuka kembali pukul 09.45. 


Trading halt
Kondisi pasar saham (di software online trading) saat terjadi trading halt tanggal 13 Maret 2020: 


Saat trading halt, banyak sekali saham yang turun, bahkan saham2 lapis dua dan saham blue chip sekelas BBRI terkena auto reject bawah (ARB). Trading halt bukan hanya terjadi di tahun 2020.

Apakah trading halt ini benar-benar efektif membuat pasar saham kembali rebound atau setidaknya meredam penurunan market? 

Well, trading halt yang dilakukan di bulan Maret 2020 sebanyak 4 kali memberikan hasil yang variatif. Setelah 30 menit trading halt, IHSG memang masih turun di kisaran 4-5% lebih. Tetapi, so far trading halt ini membuat penurunan IHSG sedikit reda di hari tersebut, karena beberapa kali setelah trading halt, IHSG setidaknya tidak turun sampai 6% lebih. 

Sebelum munculnya kebijakan trading halt pada 10 Maret 2020, tanggal 9 Maret 2020 IHSG sempat turun 6% lebih. Tapi trading halt ini biasanya hanya berdampak di hari itu saja. Kalau pasar sahamnya masih banyak sentimen negatif, aksi panic selling biasanya masih terus berlanjut. 

Selain itu, kita juga pernah menghadapi trading halt pada tahun 2000 dan 2008. 

1. Trading halt tahun 2000

Pada tanggal 13 September 2000 sekitar jam 15.17 WIB terjadi ledakan bom di gedung BEI, yang berasal dari mobil Toyota. Atas peristiwa ini 15 orang menjadi korban tragedi tesebut. 

Yup, kita sudah tahu apa yang bakal terjadi dengan pasar saham. Tentu IHSG langsung jatuh akibat panic selling. Akhirnya dilakukan trading halt sampai 2 hari yaitu pada tanggal 13-15 September 2000. 

2. Trading halt tahun 2008 

Krisis 2008 membuat IHSG turun berbulan-bulan, dan pada 8 Oktober 2008, IHSG sempat turun 10,38% ke angka 1.451,67 dan peristiwa ini disebut Black Wednesday. Akhirnya pukul 11.08 WIB dilakukan trading halt sebagai upaya untuk mencegah fluktuatif penurunan saham terlalu dalam. Suspensi perdagangan saham berlangsung sampai tanggal 13 Oktober 2008. 

Itulah penjelasan tentang trading halt. Semoga pos ini bisa menjawab pertanyaan rekan-rekan mengenai apa itu trading halt saham dan praktikknya di pasar saham Indonesia.